by

Molor Dari Jadwal Yang Ditentukan “Bank BRI Unit Enggan Beri Komentar”

Jum’at,26 Juni 2020.

Protapriau.com,Lampung Selatan – penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Melalui Bank BRI Unit,disejumlah Desa di Ke-Camatan Rajabasa Kabupaten Lampung Selatan Menjadi keluhan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Keluhan tersebut pertama kali terjadi disaat penyaluran BLT DD di Desa Kunjir,pada hari Rabu,24 Juni 2020.

Betapa tidak,dari pantauan dilapangan.penyaluran bantuan tersebut molor 7 jam dari jadwal yang telah ditentukan,yakni dari pukul 13.00 wib sampai pukul19.00 wib,

Begitu juga dengan KPM di Desa Waymuli.dihari yang sama,masyarakat masih terlihat menunggu penyaluran tersebut,walaupun sudah lewat dari jadwal yang telah ditentukan,lantaran pihak Bank BRI unit tidak kunjung datang.

Ket Foto:KPM BLT DD di Desa Waymuli saat meninggalkan Kantor Desa Karena Pihak Bank BRI Unit Tidak Kunjung Datang Hingga Mahrib.

Menurut Pendamping Desa yang namanya enggan disebutkan.pihak Bank BRI Unit sebelumnya sudah mengetahui jadwal penyaluran BLT DD,yakni untuk penyaluran BLT DD di Desa Kunjir dan Waymuli pada hari Rabu,24 Juni 2020.

Anehnya.menurut pendamping desa,saat berkoordinasi dengan pihak Bank BRI terkait keterlambatan kedatangannya.

“Saat koordinasi, pihak Bank BRI unit menyampaikan bahwa untuk penyaluran BLT DD di Desa Kunjir terlambat dikarenakan masih dalam proses percetakan buku rekening KPM”Ujarnya.Rabu,(24/6/2020).disaat penyaluran BLT DD di Desa Kunjir.

Seharusnya pihak Bank dapat mengantisifasi hal ini,karena proses penyetoran uang sudah dilakukan dari jauh hari sebelum jadwal penyaluran ditentukan.

“Seharusnya, ketika uang sudah di salurkan,pihak Bank BRI unit langsung melakukan pencetakan buku tabungan,sehingga tidak terjadi seperti ini.”Keluh salah satu pendamping desa dengan nada kecewa.

Tak cukup sampai disitu.kejadian serupa terjadi lagi,disaan penyaluran BLT DD di Desa Hargo Pancuran dan Wai Muli Timur.

Jadwal semestinya penyaluran BLT-DD di Desa Hargo Pancuran pukul 13.00 Wib, kemudian berubah menjadi pukul 16.00 wib, namun dari pantauan langsung, hingga Ba’da Isya pihak Bank BRI belum juga hadir di Desa Hargo Pancuran.

“Mohon maaf kepada masyarakat karena keterlambatan dari pihak Bank BRI yang belum juga hadir hingga saat ini,” ujar Kepala Desa Hargo Pancuran Syarif Hidayat, Jum’at (26/6/2020).

Ket Foto:KPM BLT DD Wai Muli saat menunggu Pihak Bank BRI Unit yang tidak kunjung hadir pada waktu yang dijadwalkan.

Terpisah, masyarakat Desa Way Muli Timur juga mengeluhkan hal serupa, mereka harus menunggu lama hingga larut malam untuk penerimaan BLT-DD.

Salah satu warga setempat (P) yang juga penerima bantuan tersebut mengatakan sejak ba’da maghrib dirinya sudah menunggu namun acara justru baru di mulai pukul 21.00.

“Udah dari tadi pak nunggu, ngantuk juga lama menunggu, katanya pihak Bank BRInya masih dijalan tpi gak tau deh dijalan mana,” ketusnya.

Hal senada juga dilontarkan W, dirinya mengatakan seharusnya pihak Bank memberikan konfirmasi kesiapannya dalam proses penyaluran ini, agar nantinya masyakat tidak menunggu terlalu lama.

“Kalo kayak begini kan kasian yang sudah lansia, seharusnya mereka sudah beristirahat, ini malah harus menunggu, memang benar ini urusan duit, tapi bukan masalah yang penting dapet duit, melainkan masalah profesionalitas dalam pelayanan, itu saja yang saya sesalkan,” keluhnya.

Sementara,saat dicoba wawancara oleh media ini.Bayu dari pihak Bank BRI unit usai membagikan BLT DD di Desa Wai Muli Timur enggan memberi komentar.

“Maaf bg.kalau mau wawancara kekantor saja,temuin Kacapnya.Ujarnya disaat buru-buru beranjak pergi meninggalkan lokasi karena masih dua desa lagi yang belum dibagikan.Tukasnya (Rizki)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed