by

BABINSA KORAMIL 0817/01 DRIYOREJO EVAKUASI BENCANA PUTING BELIUNG

Senin, 06 Januari 2020

Protap Riau.Com, Gresik– Para Babinsa Koramil 0817/01 Driyorejo terjun langsung melaksanakan kegiatan evakuasi bersama dengan komponen yang terkait. Untuk, membantu bencana alam angin puting beliung di wilayah Teritorial Koramil Driyorejo.

Kejadian tersebut, terjadi diawali dengan hujan deras yang disertai angin kencang yakni puting beliung yang melanda di wilayah Kecamatan Driyorejo dan Menganti Kab. Gresik, Minggu (5/1) pukul 16.00 Wib.

Sementara itu, saat ditemui oleh rekan media yakni Babinsa Koramil 0817/01 Driyorejo Serka Rudianto menerangkan,” ada beberapa Desa yang terdampak bencana dari Puting Beliung diantaranya Desa ada 3 rumah rusak ringan dan 1 Warkop rusak berat, Desa Randegansari pohon tumbang dan terop hajatan warga yang ambruk, Desa Gadung pohon tumbang, Desa Driyorejo pohon tumbang, Desa Wedoroanom tiang listrik sepanjang ruas jalan Menganti – Driyorejo banyak yang roboh beserta pohon juga tumbang, Desa Cangkir : 6 pohon tumbang, Desa Kesamben Wetan 1 rumah rusak ringan dan Desa Petiken tiang listrik rusak, pohon tumbang dan Warkop banyak yang rusak.

“Adapun, langkah-langkah yang kita ambil setelah berkoordinasi dengan Danramil 0817/01 Driyorejo Mayor Inf. Sali yaitu Anggota Koramil 0817/01 Driyorejo melaksanakan siaga bencana terjun ke wilayah masing-masing, juga koordinasi dengan Petugas PLN untuk melaksanakan perbaikan tiang listrik yang roboh”,”Ujarnya.

“Kita juga melaksanakan, berkoordinasi dengan Pemerintah Desa setempat untuk mengerahkan warga dalam melaksanakan tanggap darurat bencana dan koordinasi dengan Polsek untuk melakukan pendataan dan evakuasi warga yang terdampak serta Melaporkan ke Komando Atas “,”Tambahnya.

Serka Rudi juga melaksanakan, evakuasi dan mengecek kondisi terakhir di wilayah Desa binaannya setelah pasca bencana alam Hujan Lebat disertai Angin Puting Beliung yang menimpah Warung Makan dan Kopi milik Bp. Budi (31) warga Dusun Pidodo Desa Sumput RT 01/RW 05 dengan kerugian sekitar -+ Rp. 15 Juta dan tidak ada korban jiwa dan menemukan atap Galvalum milik salah satu warga masyarakat Desa Sumput RT 03/RW 01 yang rusak dan terbang ke samping rumahnya dengan kerugian -+ Rp.10 Juta. (Isw)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed