Korban Puting Beliung Di Kampar Utara Butuh Bantuan Material

by

Sabtu, 19 September 2015
Puting Beliung Desa Sawah 14
Protap Riau.Com, Kampar – Sore itu, Pada Pukul 16.40 wib sore harinya. Terdengar Bunyi yang cukup aneh di telinga Roni Salah seorang warga desa sawah ketika duduk di pekarangan depan rumahnya. Bunyi yang datang dari arah selatan menuju ke utara, Merupakan angin yang berputar cukup kencang datang dari perkebunan masyarakat menuju perkampungan mereka.

Angin Kencan yang di sertai hujan salju, jatuh di pemukiman warga desa sawah hingga membuat atap rumah yang terbuat dari seng dan bumbungan atap rumah yang terdiri dari kayu dan papan pun akhirnya berterbangan entah ke mana. “Sehingga, Membuat wajah Roni(40) pun bertambah Pucat. Kala bercerita kepada Protap Riau.Com Ketika menyambangi kediamannya di desa sawah”Kamis(17/09)Lalu.Puting Beliung Desa Sawah 11
Atap seng serta dinding rumah yang terbuat dari papan. Saat ini, mulai di pasang kembali agar rumahnya kembali bagus seperti semula. Walau hingga saat ini, Bantuan dari pemerintah Kab.Kampar tak kunjung jua datang untuk membiayai perbaikan rumahnya.

Roni, Memang sepertinya tidak terlalu berharap akan bantuan dari pemkab kampar. Di karenakan sudah 3(tiga)hari sejak kejadian bencana Angin Puting beliung yang melanda desa mereka , bantuan yang di harapkan tak jua kunjung datang, tak mungkin kami tunggu uluran tangan baru rumah di perbaiki bang.” kesal Roni”. Saat Bercerita.Puting Beliung Desa Sawah 9

Di tempat terpisah, Farida ibu berumur 60(Enam Puluh)Tahun ini. Duduk termenung melihat tukang bekerja untuk memperbaiki rumahnya yang sekalian warung kopi yang telah hancur rusak parah akibat bencana angin puting beliung yang telah terjadi senin sore lalu. “Etalase, Kulkas, isi warung seperti rokok dan makanan ringan yang berada di dalam kedai”, tak luput dari amukan Angin puting Beliung tersebut.

Kalo tidak,”dari sekarang. “amak perbaiki warung ini”, Nak, Sementara Bantuan tak kunjung datang dari Pemerintah Kabupaten Kampar untuk perbaikan rumah serta warung amak. “Cerita Farida dengan Wajah Iba”.

Lalu bergumam, dengan logat Bahasa daerahnya. “Bantuan tu eloknyo Piti”, Nak, “Kami indak Butuh Bantuan Sembako”, “tapi piti, Untuak mambangun Kodai yang olah rusak Ko”, “Nak. “Tu bilo amak ka man cai piti Untuak Makan le”, Nak. “Ungkap Farida”. Ibu tua warga pagar puyu Desa Sawah yang cukup kuat sambil mengangkat sebatang pohon yang telah tumbang di dekatnya.

Bencana Angin Puting Beliung yang melanda desa sawah serta di iringi Hujan Salju sebesar bola pimpong ini terjadi selama kurang dari 4(Empat) Menit dan telah mencabut dan menumbangkan Ratusan pohon kelapa serta pohon nangka dan Pohon durian. serta ratusan rumah yang berada tepat di mana angin puting beliung ini lewat. Pohon durian yang tercabut sekalian dengan akarnya itu lebarnya sekitar 1.5 Meter, “Dek.”Tutur Kepala Desa Sawah supardi” Dengan logat bahasa Ocu nya yang kental saat bercerita Kepada Protap Riau.Com. Hingga membongkar sebanyak 155 unit perumahan yang di Huni masyarakat yang berada di desa Sawah kec:Kampar Utara Kab.Kampar. Di Perkirakan Rumah Rusak Berat Berjumlah 19 dan 6 sarana umum seperti Musalla, masjid, kantor desa, Serta Sekolah MTS. Pada Senin 14 September lalu pada pukul 16.40 wib.

Hingga, Saat ini. “Bantuan yang di harapkan tak kunjung datang”. Sehingga, Harap-harap cemas kita menunggu bantuan tersebut. Lambannya, bantuan yang datang tentu tidak beralasan buat kepala Desa. Karena hingga hari ini. Pihak kecamatan yang di harapkan mendata tak kunjung jua bekerja maksimal.”Kesal kepala Desa sawah Supardi”.DSC_0001803

Di Tempat terpisah, Sekretaris Camat Kampar Utara Khairuddin.TD Kepada Protap riau.com di ruang kerjanya mengatakan. “Akibat musibah Puting beliung tersebut rumah yang rusak akibat musibah ini berada di 2(Dua) Desa yakni Desa Sawah dan Desa Sungai Jalau”. Menurut, data terbaru rumah yang rusak dan hancur akibat musibah ini berjumlah 221 Unit rumah masyarakat di 2(Dua) Desa tersebut”.

Hingga, Berita ini di turunkan. Belum ada satupun rumah warga yang rusak berat akibat musibah ini dapat bantuan atau ganti rugi dari Pemerintah Kabupaten Kampar. Di pastikan, Separoh jumlah masyarakat yang menanti kabar bantuan Dari Pemerintah Kabupaten Kampar yakni Desa sawah sebanyak 700 KK dan Desa Sungai Jalau sebanyak 890 KK. “Tutup Sekretaris Camat Kampar Utara Khairuddin. TD”.Dengan wajah risau. Dedi Koboy

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *