Headlines

by

3 Hari Banjir Landa Jambi, Warga Belum Dapat Bantuan
Tidak ada pos pengungsian, apalagi bantuan makanan. Banjir makin luas.

Foto:Viva News.Com Banjir di Jambi
Foto:Viva News.Com
Banjir di Jambi

Protap riau.Com, Jambi- Hingga hari ini, Selasa, 21 Januari 2014, banjir masih merendam tiga kecamatan di Muaro Jambi. Sejumlah titik, ketinggian banjir masih 50 centimeter dan masih merendam ribuan rumah warga.

Daerah yang masih terendam banjir yang cukup tinggi berada di kawasan Niaso, Kumpeh Ulu dan sebagian wilayah Sengeti, Muaro, Jambi. Banjir yang merendam permukiman warga terjadi akibat luapa suangai Batanghari. Sudah tiga hari wilayah ini terendam banjir.

Selain menggenangi rumah warga, banjir juga memutus jalur transportasi dari sejumlah wilayah di kecematan menuju pusat kota. Dengan alasan keamanan harga benda yang ditinggalkan dan kurangnya bantuan dari pemerintah daerah, warga korban banjir memilih untuk bertahan di rumah mereka.

“Belum ada bantuan yang masuk ke wilayah saya. Kami tidak bisa keluar karena jalan tertutup banjir,” kata warga bernama Mala.

Dari data Bandan Nasional Penanggulangan Daerah (BPBD) Jambi, ada lebih dari 5.000 warga di daerah Muaro Jambi yang terendam banjir. Satu warga Kumpeh Ulu hanyut terbawa arus banjir dua hari lalu dan hingga kini belum ditemukan.

Ratusan tambak ikan rusak

Selain merendam ribuan rumah warga, banjir di Muaro Jambi juga merusak ratusan hektare areal tambak ikan. Warga mengalami kerugian hingga puluhan juta akibat ikan-ikan mereka hilang terbawa arus banjir.

Menurut penambak, banjir yang melanda tambak mereka datang secara tiba-tiba. Mereka tidak sempat memasang jaring saat banjir datang. Lebih dari 3.000 bibit ikan dan ratusan ribu ikan siap panen hilang terbawa banjir.

“Tambak ikan kami yang merupakan sentra ikan air tawar sudah berubah menjadi lautan,” kata Wahab.

Akibat peristiwa ini dapat dipastikan harga ikan air tawa di pasar-pasar tradisional di Jambi akan mengalami kenaikan. Guna menekan kerugian akibat banjir ini, para penambak berharap pemerintah daerah dapat membatu menyediakan bibit ikan baru. (Vvn.C/DK)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *