by

4 Tahapan KPU Inhu  di Tunda, Pilkada September 2020 mendatang Berpotensi Bergeser.

RENGAT,- Terkait penanganan  virus Corona yang tak kunjung Reda di Indonesia khususnya di kabupaten Inhu membuat KPU kabupaten Inhu mengeluarkan kebijakan  dengan menunda sejumlah tahapan.  Sehingga dengan penundaan ini berpotensi jadwal pelaksanaan Pilkada Inhu bergeser.
” Kita sudah menunda empat (4) tahapan Pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 ” kata ketua KPU kabupaten Inhu Yenni Mayrida Selasa 31/3 di Pematang Reba.
Dikatakan nya, penanganan Corona virus desease (covid-19) yang tak kunjung Reda, membuat sejumlah tahapan pilkada di Inhu harus di tunda, dengan penundaan ini sangat berkemungkinan tahapan selanjutnya akan bergeser dan tidak menutup kemungkinan Pilkada serentak tahun 2020 pun juga akan bergeser.
“Jika sehari saja Pilkada serentak tahun 2020 bergeser maka harus ada Regulasi baru sebagai  payung hukumnya , sebab Peraturan perundang undangan (Perpu) pilkada Serentak tahun 2020 sudah ditetapkan atau dituangkan hari dan tanggal nya.maka harus ada perpu baru yang mengatur tentang itu.
“KPU Inhu  sudah menyampaikan empat tahapan Pilkada Inhu yang ditunda ini kepada KPU Provinsi maupun KPU RI, yakni penundaan pelantikan PPS, penundaan Pembentukan PPDP, menunda verifikasi syarat  dukungan  bakal calon perseorangan ,dan menunda pemutakhiran dan penyusunan data pemilih.
Sampai Saat ini belum ada arahan pengunduran Pelaksanaan Pilkada serentak, KPU kabupaten Inhu tetap menunggu hasil keputusan KPU RI, meski sudah ada kesepakatan Rapat komisi II DPR RI tentang penundaan pelaksanaan Pilkada serentak .
“Ya kita sudah tau bahwa KPU RI, Mendagri , Bawaslu, Plt DKPP dan ketua komisi II DPR RI membuat kesepakatan bersama menunda pelaksanaan Pilkada” katanya
Dijelaskan Yenni Mayrida, Didalam kesepakatan bersama juga sudah menentukan 3 opsi pengunduran Pelaksanaan pilkada serentak, Yakni Opsi A diselenggarakan pada September 2020, Opsi B pada Bulan Mei 2021dan Opsi C pada Bulan September 2021, namun meski demikian kita (KPU Inhu) tetap menunggu arahan dari KPU RI.
Sebab meskipun sudah ada kesepakatan pengunduran Pelaksanaan pilkada karena kasus carona ini tentunya kesepakatan tersebut menunggu terbitnya Peraturan perundangan undangan (Perpu) yang selanjutnya KPU RI menerbitkan PKPU pengganti PKPU yang sudah ada.pungkasnya.(Kus)
Ketua KPU Inhu Yenni Mayrida dan kesepakatan bersama

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed